Menangani Nyeri dengan Hipnoterapi?

Banyak dari kita yang tidak dapat menahan nyeri di tubuh. Konon katanya, hipnoterapi dapat membantu dalam menurunkan rasa nyeri di tubuh. Apakah hal ini benar? Bukankah hipnoterapi hanya efektif dalam penanganan masalah mental saja? Menangani nyeri dengan hipnoterapi menjadi sebuah pertanyaan besar bagi masyarakat yang masih awam. Apakah hal ini efektif ataukah hanya bualan belaka?

Nyeri adalah perasaan tidak nyaman yang muncul pada bagian tubuh tertentu, baik dalam skala ringan, sedang maupun berat. Dan adapula berbagai pengertian tentang nyeri menurut para ahli,

  • Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual dan potensial (Brunner & Suddarth, 2002).
  • Nyeri adalah sensasi ketidaknyamanan yang dimanisfestasikan sebagai penderitaan yang diakibatkan oleh persepsi jiwa yang nyata, ancaman dan fantasi luka (Kozier dan Erb, 1983).
  • Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan atau potensial menyebabkan kerusakan jaringan (Perry & Potter, 2005).

Beberapa penelitian menjelaskan bahwa nyeri itu hanya sebatas persepsi, yang berarti sifatnya subyektif. Oleh karenanya batas ambang nyeri pada setiap orang juga berbeda-beda. 

Hipnoterapi sebagai salah satu pendekatan dalam psikoterapi juga dapat menjadi efektif dalam penanganan nyeri. Metode relaksasi hipnosis yang dikombinasikan juga dengan teknik acceptance yang merupakan adaptasi dari seni meditasi dan pernafasan juga telah beberapa kali dibuktikan efektifitasnya dalam menangani nyeri.

Namun sebelum memberikan penanganan nyeri menggunakan hipnoterapi, bagi Anda seorang hipnoterapis yang tidak memiliki latar belakang medis, sangat diharapkan untuk mengetahui penyebab dan juga jenis nyeri yang di derita oleh klien Anda. Pada dasarnya, penyebab nyeri terbagi menjadi dua yaitu organic dan non-organic. Nyeri organic ditemui karena adanya kerusakan jaringan pada tubuh. Sedangkan nyeri non-organic bisa disebabkan karena gangguan mental yang mempunyai efek nyeri di tubuh, hal ini biasa dikenal dengan istilah psychosomatic.

Mengapa mengetahui penyebab nyeri menjadi penting untuk para hipnoterapis? Karena dengan mengetahui penyebab nyeri, kita dapat memberikan saran ataupun rujukan kepada klien untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari penyebab nyeri tersebut.

Bayangkan saja bila ada seorang klien mengalami nyeri yang karena patah tulang/fraktur dan kemudian nyerinya dihilangkan ataupun berkurang dengan sugesti terapeutik hipnoterapi, tetapi luka karena patahnya tulang tidak mendapatkan penanganan lebih lanjut, dapat dipastikan luka tersebut dapat menjadi parah tanpa penanganan yang intensif, bukan?

Pada intinya, pikiran dan kesadaran kita bisa di manipulasi dengan sugesti terapeutik dalam hipnoterapi untuk menghilangkan atau hanya sekedar mengurangi nyeri. Tapi, tubuh kita mempunyai kesadaran dan kecerdasan yang berbeda. Inilah mengapa muncul teori cognitive mind dan juga somatic mind. Memberikan penanganan yang tepat pada nyeri adalah suatu keharusan sebelum nantinya terjadi penyakit atau kesakitan yang berlanjut.

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart