Visualisasi, Langkah Awal Optimasi DiriTahukah para sahabat bahwa disaat kita berimajinasi secara sengaja ataupun tidak, ternyata dapat berpotensi menjadi sebuah kenyataan? Mungkin kita pernah atau bahkan sering mengalaminya. Semisal, disaat kita membayangkan makanan yang kita inginkan, tiba-tiba ada teman atau saudara yang mengajak makan, dll.

Bagaimana jika hal ini diterapkan untuk meng-upgrade diri sendiri? Bagaimana jika hal ini diterapkan untuk merubah perilaku kita? Bagaimana jika hal ini dapat dimanfaatkan untuk optimasi diri? Bisakah?

Banyak dari kita sering berandai-andai tentang suatu hal di masa yang akan datang, seperti membuat sebuah gambaran, hayalan atau imajinasi tentang keadaan ataupun kondisi di masa depan. Biasanya hal ini dilakukan bila kita mempunyai suatu keinginan ataupun harapan yang belum kesampaian, dan menariknya terkadang kita juga dapat tersenyum-senyum dengan membayangkan hal tersebut seolah-olah telah terjadi dan tersimpan di dalam benak kita.

Visualisasi adalah salah satu cara untuk membuat sebuah gambaran mental yang berpotensi besar untuk mengarahkan kita pada suatu hal yang kita inginkan. Disaat gambaran mental yang kita ciptakan tersebut nampak nyata dan seolah-olah benar terjadi di dalam benak, hal ini membuat otak kita bekerja dan membuat “prgram-program” yang dapat mengarahkan kita pada suatu hal yang kita visualisasikan.

Dalam pembahasan kali ini, akan dibahas bagaimana visualisasi dapat menjadi langkah awal untuk optimasi diri. Bagaimana visualisasi dapat membawa kita pada suatu perubahan yang kita inginkan.

Sekarang dapat kita mulai untuk melakukan visualisasi tentang suatu perilaku yang ingin kita “tanamkan” di dalam diri kita, semisal menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Dalam hal ini kita dapat mulai dengan membuat sebuah gambaran tentang diri kita di masa yang akan datang yang sangat penuh percaya diri dan kharisma saat berbicara ataupun berinteraksi dengan banyak orang. Buat gambaran ini menjadi begitu jelas, mulai dari warna, suasana, bahkan hingga rasa yang menyertai dari sebuah gambaran tersebut muncul.

Setelah gambaran tersebut nampak begitu jelas, kemudian dapat kita mulai rasakan sensasi-sensasi yang muncul di tubuh. Biasanya seperti ada aliran energi yang mengalir, atau mungkin ada seperti denyutan-denyutan kecil pada otot di bagian tubuh tertentu, atau mungkin terjadi perubahan ekspresi, mulai sadari saja hal ini terjadi pada diri dan biarkan hal ini terjadi dengan sendirinya dengan tetap meniatkan hal ini menjadi sebuah program yang nantinya menjadi sebuah perilaku kita.

Untuk dapat melakukan hal ini, kita cukup untuk meluangkan waktu 15-30 menit/hari. Bisa juga hal ini dilakukan sesering mungkin agar pikiran kita menjadi “terbiasa” dengan gambaran yang muncul. Sebisa mungkin untuk memunculkan emosi atau rasa yang terdapat pada visualisasi yang kita buat.

Tertarik untuk mencobanya? Tidak harus dilakukan sekarang, bisa saja nanti setelah menyelesaikan membaca tulisan ini atau nanti menunggu saat yang tepat untuk melakukan visualisasi ini.

Comments are closed.